Management and Accounting

Financial management, accounting courses, risk management, what is management accounting, management salary, hospitality management, accounting quarterly, manager accounting, certificate in management, accounting tools, management accountancy, accounting business, accounting software, accounting information systems, accounting careers, accounting cost

Faktor Produksi dalam Ilmu Ekonomi

Faktor produksi adl sumber daya yg digunakan dalam sebuah proses produksi barang & jasa. Pada awalnya, faktor produksi dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu tenaga kerja, modal, sumber daya alam, & kewirausahaan.

Perkembangannya, faktor sumber daya alam diperluas cakupannya menjadi seluruh benda tangible, baik langsung dari alam maupun tidak, yg digunakan oleh perusahaan, yg kemudian disebut sbg faktor fisik (physical resources). Selain itu, beberapa ahli juga menganggap sumber daya informasi sbg sebuah faktor produksi mengingat semakin pentingnya peran informasi di era globalisasi ini.(Griffin R: 2006) .

Faktor produksi fisik ialah semua kekayaan yg terdapat di alam semesta & barang mentah lainnya yg dpt digunakan dalam proses produksi. Faktor yg termasuk di dalamnya adl tanah, air, & bahan mentah (raw material).

Secara total, saat ini ada 5 hal yg dianggap sbg faktor produksi, yaitu tenaga kerja (labor), modal (capital), sumber daya fisik (physical resources), kewirausahaan (entrepreneurship), & sumber daya informasi (information resources).

Modal

Modal adl barang-barang atau peralatan yg dpt digunakan ukt melakukan proses produksi. Modal dpt digolongkan berdasarkan sumbernya, bentuknya, berdasarkan pemilikan, serta berdasarkan sifatnya.

Berdasarkan sumbernya, modal dpt dibagi menjadi dua: modal sendiri & modal asing. Modal sendiri adl modal yg berasal dari dalam perusahaan sendiri. Misalnya setoran dari pemilik perusahaan. Sementara itu, modal asing adl modal yg bersumber dari luar perusahaan. Misalnya modal yg berupa pinjaman bank.

Berdasarkan bentuknya, modal dibagi menjadi modal konkret & modal abstrak. Modal konkret adl modal yg dpt dilihat secara nyata dalam proses produksi. Misalnya mesin, gedung, mobil, & peralatan. Sedangkan yg dimaksud dgn modal abstrak adl modal yg tdk memiliki bentuk nyata, tetapi mempunyai nilai bagi perusahaan. Misalnya hak paten, nama baik, & hak merek.

Berdasarkan pemilikannya, modal dibagi menjadi modal individu & modal masyarakat. Modal individu adl modal yg sumbernya dari perorangan & hasilnya menjadi sumber pendapatan bagi pemiliknya.

Contohnya adl rumah pribadi yg disewakan atau bunga tabungan di bank. Sedangkan yg dimaksud dgn modal masyarakat adl modal yg dimiliki oleh pemerintah & digunakan ukt kepentingan umum dalam proses produksi. Contohnya adl rumah sakit umum milik pemerintah, jalan, jembatan, atau pelabuhan.

Terakhir, modal dibagi berdasarkan sifatnya: modal tetap & modal lancar. Modal tetap adl jenis modal yg dpt digunakan secara berulang-ulang. Misalnya mesin-mesin & bangunan pabrik. Sementara itu, yg dimaksud dgn modal lancar adl modal yg habus digunakan dalam satu kali proses produksi. Misalnya, bahan-bahan baku.

Tenaga kerja

Tenaga kerja merupakan faktor produksi insani yg secara langsung maupun tdk langsung menjalankan kegiatan produksi. Faktor produksi tenaga kerja juga dikategorikan sbg faktor produksi asli. Dalam faktor produksi tenaga kerja, terkandung unsur fisik, pikiran, serta kemampuan yg dimiliki oleh tenaga kerja. Oleh karena itu, tenaga kerja dpt dikelompokan berdasarkan kualitas (kemampuan & keahlian) & berdasarkan sifat kerjanya.

Berdasarkan kualitasnya, tenaga kerja dpt dibagi menjadi tenaga kerja terdidik, tenaga kerja terampil, & tenaga kerja tdk terdidik & tdk terlatih. Tenaga kerja terdidik adl tenaga kerja yg memerlukan pendidikan tertentu sehingga memiliki keahlian di bidangnya, misalnya dokter, insinyur, akuntan, & ahli hukum.

Tenaga kerja terampil adl tenaga kerja yg memerlukan kursus atau latihan bidang-bidang keterampilan tertentu sehingga terampil di bidangnya. Misalnya tukang listrik, montir, tukang las, & sopir. Sementara itu, tenaga kerja tdk terdidik & tdk terlatih adl tenaga kerja yg tdk membutuhkan pendidikan & latihan dalam menjalankan pekerjaannya. Misalnya tukang sapu, pemulung, & lain-lain.

Berdasarkan sifat kerjanya, tenaga kerja dibagi menjadi tenaga kerja rohani & tenaga kerja jasmani. Tenaga kerja rohani adl tenaga kerja yg menggunakan pikiran, rasa, & karsa. Misalnya guru, editor, konsultan, & pengacara. Sementara itu, tenaga kerja jasmani adl tenaga kerja yg menggunakan kekuatan fisik dalam kegiatan produksi. Misalnya tukang las, pengayuh becak, & sopir.

Kewirausahaan

Faktor kewirausahaan adl keahlian atau keterampilan yg digunakan seseorang dalam mengkoordinir faktor-faktor produk.

Sumber daya informasi

Sumber daya informasi adl seluruh data yg dibutuhkan perusahaan ukt menjalankan bisnisnya. Data ini bisa berupa ramalan kondisi pasar, pengetahuan yg dimiliki oleh karyawan, & data-data ekonomi lainnya.


7 Comments so far ...

1. blognadei

Tulisannya bagus.. coba di masukan ke shevvog.com biar dapet $$ loh.. pasti bagus. he..he..

Comment on October 3, 2011 09:07 am
2. http://infomasjidkita.com/tuanku-imam-bonjol.html

izin menyimak mas masalah etika ekonomi dalam memanfaatkan faktor-faktor produksia ini..

Comment on October 30, 2011 04:04 am
3. duan

manajemen dan akunting yah? keren.. sharing ilmunya useful banget… nice blog, : )

Comment on October 30, 2011 06:04 am
4. Tutus

Informatif sekali.. :D

saya lagi belajar ilmu ekonomi nih biar bisa hidup ekonomis. hehehe

Comment on October 30, 2011 06:26 am
5. alamendah

Wah, jadi belajar ekonomi lagi, ki. :)

Comment on November 1, 2011 09:25 am
6. HALAMAN PUTIH

mengingatkan saya pada pelajaran ilmu ekonomi waktu di sama dulu

Comment on November 4, 2011 08:38 am
7. baju muslim

menarik artikelnya….salam kenal aja ya

Comment on December 7, 2011 09:28 pm
(will not be published)