Management and Accounting

Financial management, accounting courses, risk management, what is management accounting, management salary, hospitality management, accounting quarterly, manager accounting, certificate in management, accounting tools, management accountancy, accounting business, accounting software, accounting information systems, accounting careers, accounting cost

Ciri-ciri Birokrasi Menurut Max Weber

Birokrasi berasal dari kata bureaucracy (bureau + cracy), diartikan sbg sesuatu organisasi yg memiliki rantai komando dgn bentuk piramida, dimana lbh byk orang berada ditingkat bawah dari pd tingkat atas, biasanya ditemui pd instansi yg sifatnya administratif maupun militer.

Pada rantai komando ini setiap posisi serta tanggung jawab kerjanya dideskripsikan dgn jelas dalam organigram. Organisasi ini pun memiliki aturan & prosedur ketat sehingga cenderung kurang fleksibel. Ciri lainnya adl biasanya terdapat byk formulir yg harus dilengkapi & pendelegasian wewenang harus dilakukan sesuai dgn hirarki kekuasaan.

Definisi Birokrasi Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

  1. Sistem pemerintahan yg dijalankan oleh makan pegawai pemerintah karena telah berpegang pd hirarki & jenjang jabatan
  2. Cara bekerja atau susunan pekerjaan yg serba lamban, serta menurut tata aturan (adat & sebagainya) yg byk liku-likunya & sebagainya.

Definisi birokrasi ini mengalami revisi, dimana birokrasi selanjutnya didefinisikan sebagai

  • Sistem pemerintahan yg dijalankan oleh pegawai bayaran yg tdk dipilih oleh rakyat, dan
  • Cara pemerintahan yg sangat dikuasai oleh pegawai.

Berdasarkan definisi tersebut, pegawai atau karyawan dari birokrasi diperoleh dari penunjukan atau ditunjuk (appointed) & bukan dipilih (elected).

Ciri-ciri birokrasi menurut Max Weber

  1. Pegawai negeri menerima gaji tetap sesuai dgn pangkat atau kedudukannya. (Civil servants receive fixed salaries according to rank)
  2. Pekerjaan merupakan karir yg terbatas, atau pd pokoknya, pekerjaannya sbg pegawai negeri. (The job is a career and the sole, or at least primary, employment of the civil servant)
  3. Para pejabat tdk memiliki kantor sendiri. (The official does not own his or her office)
  4. Para pejabat sbg subjek ukt mengontrol & mendisiplinkan. (the official is subject to control and discipline)
  5. Promosi didasarkan pd pertimbangan kemampuan yg melebihi rata-rata. (Promotion is based on superiors judgement)
  6. Jabatan administratif yg terorganisasi/tersusun secara hirarkis. (Administratice offices are organized hierarchically)
  7. Setiap jabatan mempunyai wilayah kompetensinya sendiri (Each office has its own area of competence)
  8. Pegawai negeri ditentukan, tdk dipilih, berdasarkan pd kualifikasi teknik yg ditunjukan dgn ijazah atau ujian. (Civil cervants are appointed, not electe, on the basis of technical qualifications as determined by diplomas or examination)

No Comments

(will not be published)